User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bahá’u’lláh (yang berarti Kemuliaan Tuhan) adalah Pembawa Wahyu Agama Bahá’í. Pada tahun 1863, Ia mengumumkan misi-Nya untuk menciptakan kesatuan umat manusia serta mewujudkan keselarasan di antara agama-agama. Dalam perjalanan-Nya di sebagian besar kerajaan Turki, Bahá’u’lláh banyak menulis wahyu yang diterima-Nya dan menjelaskan secara luas tentang keesaan Tuhan, kesatuan agama serta kesatuan umat manusia.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Jum'at, 26 September 2014 - 17:45 wib | Winda Destiana - Okezone

TUMBUH dan berkembang sebagai simbol keindahan dan kebersamaan umat beragama, Baha’i Lotus Temple menyambut semua agama dari berbagai kalangan untuk beribadah.  

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

OPINI Penulis: Zainal Abidin Bagir | Kamis, 18 September 2014

SATUHARAPAN.COM – Salah satu masalah mendasar dalam pengelolaan keragaman agama di Indonesia adalah pengakuan atas agama-agama. Jelas bahwa “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu” (Pasal 29 Ayat 2 UUD 1945).

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Mau NGOMONG nggak bisa, ... NULIS SAJA … Tidak punya tempat menulis, … BIKIN SENDIRI ….

CAHAYA.org - Bagi sebagian orang ‘ngomongi’ orang adalah kebutuhan batin, yang kalau tidak dilakukan bisa  kelabakan. Utamanya bagi orang-orang tua, atau orang tertentu yang punya berita bagus, kabar gembira, atau cerita yang bermanfaat.