User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
 

 

 

Muda-mudi telah mulai berjuang untuk berkontribusi pada kesejahteraan komunitas mereka.

Serangkaian reuni muda-mudi diselenggarakan di beberapa negara pada tahun ini - 2013. Ada 114 reuni telah direncanakan sampai pekan terakhir oktober tahun ini, yaitu Papua Nugini, Kanada, Kosta Rika, Kolombia, dan Indonesia.

Tema yang dibahas pada Reuni kali ini adalah karakter unik yang dimiliki pada masa remaja, besarnya tanggung jawab yang dihadapi muda-mudi dalam peran sertanya pada perbaikan masyarakat, dan pentingnya menciptakan lingkungan yang penuh semangat.

Apa yang saya saksikan begitu luar biasa, semangat akan berkontribusi pada kesejahteraan di lingkungan mereka berkobar. Langkah-langkah dan rencana telah mereka susun demi tercapainya tujuan mulia.

Mereka belajar dalam kelompok-kelompok kecil, kemudian dibahas pada kelompok yang lebih besar. Ada sesi dimana diwakili beberapa peserta untuk berbagi pengalaman akan apa yang sedang dilakukan, apa yang direncanakan, juga kegiatan yang terjadi di daerah masing-masing.

Berasal dari latar belakang yang beraneka macam, dari berbagai suku yang ada di Indonesia, dan beberapa agama. Menyatu dalam satu pandangan untuk kesejahteraan masyarakat terutama di lingkungan mereka masing-masing. Sesuai tema reuni “Meningkatkan Kapasitas untuk Membangun Kesatuan dalam Kebinekaan”.

Senada dengan surat dari Balai Keadilan Sedunia yang ditujukan kepada semua peserta reuni

"although your realities are shaped by a broad diversity of circumstances, yet a desire to bring about constructive change and a capacity for meaningful service, both characteristic of your stage of life, are neither limited to any race or nationality, nor dependent upon material means."

Di hari pertama reuni, saya mempunyai kesempatan untuk mewawancarai beberapa peserta yang berasal dari daerah berbeda di Indonesia, mengenai motivasinya mengikuti reuni muda-mudi, jawaban yang saya terima mengandung nilai semangat yang sama. Mereka terpanggil atas seruan Balai Keadilan Sedunia untuk ikut berperan serta pada pembangunan masyarakat di lingkungan mereka. Bagaimana mereka akan meningkatkan kapasitas mereka dalam pengabdian di masyarakat.

Saat hari terakhir acara reuni saya juga mewawancarai beberapa peserta. Rona semangat terpancar dari wajah-wajah mereka. Mereka bercerita tentang apa yang telah dipelajari selama tiga hari itu, dan akan melaksanakan rencana-rencana yang telah mereka susun untuk lingkungannya masing-masing. Apa yang telah diidentifikasi mengenai pendidikan anak-anak, pemberdayaan remaja dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa dari mereka sudah tak sabar untuk menyelesaikan rangkaian kursus Institut Ruhi, agar segera dapat membentuk kelompok belajar bagi anak-anak dan remaja di lingkungan mereka. Mereka tak akan mendikotomikan kepentingan pribadi dengan pengabdian kepada masyarakat.

Mereka juga memahami akan perlunya kerjasama antara berbagai pihak, individu, masyarakat dan lembaga. Ketiganya harus mempunyai visi yang sejalan. Apalah artinya rencana dan langkah yang telah disusun jika tidak ada dukungan dari masyarakat dan lembaga.

Mereka juga menyampaikan salam kepada muda-mudi seluruh dunia, terutama para peserta reuni untuk terus berjuang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di lingkungannya.